Saturday, 17 November 2012

Istilah Dalam Dunia Fotografi


http://1.bp.blogspot.com/-CdidZ2INq_4/TyAA6aPj-2I/AAAAAAAAAMY/JXuI3uM44ck/s1600/kamera-dslr.jpg


- BG = Background
- FG = Foreground
- UE = Under Exposure / Underexposed
- OE = Over Exposure / Overexposed
- POI = Point of Interest
- DOF = Depth of Field
- OOF = Out of Focus
-
- B = bulb
- CPL = Circular Polarizer ( filter )
- IR = Infra Red
- B/W atau B&W = Black and White
-
- OLDIG = Olah Digital
- PS = Photoshop
- USM = Unsharp Mask
-
- AF = Auto Focus
- MF = Manual Fokus
- P = Programed (auto)
- S = Shutter priority (auto)
- A = Aperture priority (auto)
- M = Manual
- WB = White balance
-
- ROL = Rays of light
- Silhoutte = apa kang?.. hmm bayangan hitam yg menutupi arah datang cahaya
- Tone = kelembutan nada warna, gradasi, saturasi
- Framing = Isolasi object (biasanya di bandingkan dgn object depan dan belakang/ 3D)

tambahan, istilah2 Forum :
- IMHO = in my humble opinion / ini mah hanya opini
- IMSL = ini menurut saya loh
- FYI = for your information
- SB = Semoga Berkenan
- OMG = Oh my God
-

Konsep dasar Fotografi :

Diafragma merupakan suatu nilai bukaan lensa yang biasa dilambangkan dengan f stops. Pada awalnya diafragma lensa merupakan suatu lembaran kertas yang diberikan lubang ditengahnya yang berfungsi untuk menghentikan cahaya. Oleh karena itu sebutan untuk diafragma adalah stop yang berarti menghentikan.
Untuk menambah cahaya masuk, maka kertas tadi diganti dengan kertas yang mempunyai lubang yang lebih besar. Begitu juga jika ingin mengurangi cahaya yang masuk, kertas diganti dengan kertas yang mempunyai lubang yang lebih kecil.

Diafragma (f) merupakan perbandingan antara panjang fokal lensa (F) dengan diameter bukaan lensa (D).

f = F/D

Contoh: jika lensa 50mm (panjang fokal) mempunyai diameter bukaan selebar 25mm, maka f-stops nya adalah:

f = 50 mm/ 25mm = 2.0

Menurunkan atau menaikkan eksposur 1 stop berarti melipatgandakan jumlah cahaya yang masuk. Jadi tidak hanya perubahan diafragma yang nilainya 1 stop, tapi juga perubahan waktu eksposur. Dari 1/250 menjadi 1/125, artinya jumlah cahaya yang masuk 2 kali lipat waktu eksposur 1/250.

Kalau diafragma, jumlah cahaya masuk 2 kali lipat berarti luas lensa dilipatgandakan. Artinya selisih radiusnya adalah 1.44 alias akar 2. Ini matematis aja lah.

Artikel Terkait:

Design by BlogSpotDesign | Ngetik Dot Com